5 Penyebab Tenggorokan Gatal yang Sering Terabaikan

Dian Malam

Pernah nggak sih kamu merasa tenggorokan tiba-tiba terasa gatal, serak, atau ingin terus-terusan batuk kecil untuk “menggaruk” bagian dalamnya? Rasa gatal di tenggorokan memang sepele, tapi bisa sangat mengganggu. Terutama, kalau sedang rapat penting, mengajar, atau bahkan saat mau tidur malam. Kadang rasa gatal itu datang begitu saja, bikin kita bertanya-tanya: “Sebenarnya apasih penyebab tenggorokan gatal?”

Faktanya, tenggorokan gatal bukan cuma karena “masuk angin” atau kurang minum air putih, lho. Banyak hal bisa jadi pemicunya, mulai dari udara kering, alergi, infeksi virus, sampai kebiasaan kecil yang tanpa sadar kita lakukan setiap hari, seperti sering makan gorengan atau minum es. Tubuh kita sebenarnya sedang memberi sinyal kalau ada sesuatu yang tidak beres di area saluran pernapasan atas.

Menariknya, rasa gatal di tenggorokan ini bisa muncul sebagai tanda awal dari kondisi ringan seperti flu, tapi juga bisa menjadi gejala awal infeksi yang lebih serius jika dibiarkan. Karena itu, penting banget untuk memahami apa saja penyebabnya agar kita bisa menangani sejak dini sebelum berkembang jadi masalah yang lebih mengganggu.

Dalam pembahasan selanjutnya, kita akan membahas lebih dalam tentang penyebab tenggorokan gatal, mulai dari faktor lingkungan, makanan, hingga reaksi tubuh terhadap zat tertentu.

Dengan memahami akar penyebabnya, kamu bisa tahu cara terbaik untuk meredakan dan mencegahnya kembali terjadi. Yuk, lanjut kita bahas apa sih penyebab tenggorokan gatal?

Mengapa Bisa Mengalami Gatal pada Tenggorokan

Siapa pun bisa mengalami tenggorokan gatal, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Kadang datangnya tiba-tiba, bikin kita merasa risih, susah menelan, bahkan ingin terus-terusan berdehem.

Rasa gatal ini bisa muncul ringan tapi menjengkelkan, atau bahkan jadi tanda awal ada sesuatu yang lebih serius di saluran pernapasan. Nah, berikut ini macam-macam penyebab tenggorokan gatal antara lain:

1. Alergi dan Iritasi Lingkungan

Kita mulai dari penyebab yang paling sering yaitu alergi dan iritasi dari lingkungan sekitar. Tubuh kita punya sistem pertahanan yang sangat sensitif terhadap zat asing seperti serbuk sari, debu, bulu hewan, atau asap rokok.

Saat sistem imun “menganggap” zat itu berbahaya, tubuh melepaskan histamin yang bisa memicu peradangan dan rasa gatal di tenggorokan.

Melansir laman dari Medical News Today, reaksi alergi dan postnasal drip, yakni lendir yang menetes dari hidung ke belakang tenggorokan bisa membuat jaringan tenggorokan terasa terganggu dan gatal. Jadi, kalau kamu sering pilek alergi atau hidup di lingkungan berdebu, bisa jadi inilah penyebabnya.

2. Infeksi Virus atau Bakteri

Kalau tenggorokan gatal disertai gejala seperti pilek, batuk, atau demam ringan, besar kemungkinan ada infeksi virus atau bakteri di baliknya.

Melansir laman dari Cleveland Clinic, infeksi saluran pernapasan atas seperti flu atau radang tenggorokan dapat menyebabkan iritasi pada jaringan tenggorokan sehingga terasa gatal, serak, atau nyeri ringan.

Biasanya ini merupakan tanda awal sistem imun sedang melawan “penyerang” kecil yang masuk melalui udara atau kontak langsung.

3. Refluks Asam Lambung

Penyebab lain yang sering tidak disadari adalah refluks asam lambung, baik GERD maupun LPR (Laryngopharyngeal Reflux). Saat asam lambung naik ke kerongkongan atau bahkan mencapai tenggorokan, lapisan mukosa bisa teriritasi dan menimbulkan sensasi gatal atau menggelitik.

Melansir laman dari Cleveland Clinic, refluks asam dapat menimbulkan gejala berupa “tickle in the throat” atau rasa gatal yang sulit dijelaskan. Jadi, kalau kamu sering merasa gatal di tenggorokan setelah makan besar atau menjelang tidur, kemungkinan besar ini penyebabnya.

4. Udara Kering dan Dehidrasi

Kadang, penyebabnya sesederhana udara yang terlalu kering atau kurang minum air putih. Jika kamu tidur di ruangan ber-AC, sering bernapas lewat mulut, atau jarang minum air, tenggorokan bisa jadi kering dan mudah gatal.

Melansir dari laman Cleveland Clinic juga menyebutkan bahwa udara kering dan kebiasaan bernapas lewat mulut dapat membuat lapisan tenggorokan kehilangan kelembapannya, sehingga lebih sensitif terhadap iritasi ringan.

5. Makanan, Minuman, dan Kebiasaan

Selain faktor lingkungan, beberapa makanan dan kebiasaan juga bisa jadi pemicu. Misalnya, makanan pedas, asam, atau terlalu panas/dingin, minuman beralkohol, dan tentu saja merokok. Semua ini bisa mengiritasi jaringan tenggorokan.

Selain itu, melansir dari laman Verywell Health, beberapa orang juga mengalami Oral Allergy Syndrome, yaitu reaksi alergi ringan yang muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu, biasanya buah-buahan mentah atau kacang yang bisa menimbulkan sensasi gatal di tenggorokan.

Bagaimana Cara Mengatasi Gatal pada Tenggorokan

Kalau tenggorokanmu sedang terasa gatal atau seperti “tertarik” terus-menerus, jangan panik dulu.

Banyak langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membuat rasa tidak nyaman itu berkurang. Yuk, kita bahas cara-cara yang efektif dan mudah dilakukan sehari-hari.

1. Pertahankan Kelembapan dan Hindari Iritan

Udara kering dan iritasi lingkungan sering membuat tenggorokan makin “gatal”.

Melansir laman dari Cleveland Clinic, menggunakan humidifier atau menghirup uap dari kamar mandi panas bisa membantu melembapkan saluran tenggorokan serta melonggarkan lendir.

Selain itu, hindari asap rokok, parfum kuat, dan polusi yang bisa memperburuk iritasi. Bila memungkinkan, bernapas lewat hidung daripada mulut juga membantu karena mulut-terbuka bisa membuat tenggorokan cepat kering.

2. Minum Banyak Cairan

Menjaga tubuh tetap terhidrasi penting supaya lapisan tenggorokan tidak kering dan sensitif. Melansir laman dari Medical News Today, menyebutkan minum baik cairan hangat atau dingin bisa membuat tenggorokan terasa lebih nyaman.

Menambahkan dari laman Clevand Clinic, menyebutkan juga jika minuman hangat seperti teh dengan madu juga bagus: misalnya madu punya sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang bisa membantu meredakan iritasi.

3. Gunakan Garam Hangat

Salah satu solusi klasik dan cukup terbukti adalah berkumur dengan air garam hangat. Medical News Today menyarankan untuk melarutkan sekitar setengah hingga satu sendok teh garam dalam segelas air hangat lalu berkumur.

Melansir dari laman Cleveland Clinic, menyebutkan bahwa trik ini efektif terutama ketika ada lendir atau kondisi seperti postnasal drip yang membuat tenggorokan mudah gatal.

4. Hindari Makanan/Minuman Pemicu

Ketika tenggorokan gatal, sebaiknya hindari makanan atau minuman yang bisa memperburuk iritasi, seperti makanan pedas, minuman sangat panas atau sangat dingin, serta alkohol atau kafein yang membuat dehidrasi.

Sebaliknya, makanlah makanan yang lembut dan mudah ditelan, misalnya sup hangat, bubur, atau buah lembut. Makanan tersebut sangat membantu saat rasa gatal sedang aktif.

5. Perhatikan Kondisi Penyebab yang Mendasari

Jika tenggorokan gatal sering muncul atau berlangsung lama, penting juga melihat kemungkinan penyebab yang mendasari seperti alergi, refluks asam lambung (Laryngopharyngeal reflux) atau postnasal drip.

Sebagai contoh: refluks asam bisa naik ke tenggorokan dan menimbulkan sensasi gatal atau serak. Begitu juga, alergi bisa membuat tenggorokan terasa gatal melalui mekanisme lendir dan iritasi.
Jadi, jika sudah melakukan perawatan sendiri tetapi belum membaik dalam beberapa hari atau disertai gejala lain seperti demam, pembengkakan, atau kesulitan menelan, sebaiknya konsultasi ke dokter.

6. Istirahat Cukup dan Hindari Suara yang Berlebih

Tubuh yang kelelahan atau sering menggunakan suara secara berlebihan (misalnya banyak berbicara, teriak) bisa membuat tenggorokan makin kelelahan dan iritasi.

Memberi istirahat pada pita suara dan tenggorokan juga sangat membantu proses pemulihan. Selain itu, tidur cukup juga penting agar sistem tubuh bisa memperbaiki diri.

Kalau kamu sering mengalami tenggorokan gatal karena udara kering, alergi, atau kelelahan suara, kini saatnya bantu tubuhmu dari dalam dengan cara yang lebih alami.

Vitasma hadir dengan formulasi khusus dari bahan-bahan herbal pilihan yang dikenal punya manfaat untuk membantu melegakan pernapasan, menenangkan tenggorokan, serta menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang batuk atau flu.

Kandungan herbal alaminya bekerja sinergis untuk membantu mengurangi rasa gatal, menjaga kelembapan tenggorokan, dan memberi efek nyaman saat menelan.

Saat tenggorokan mulai terasa gatal, jangan tunggu sampai makin parah, segera bantu redakan dengan Vitasma, solusi alami untuk tenggorokan sehat dan napas lega setiap hari!

Yuk, jaga tenggorokanmu tetap nyaman dan sehat dengan Vitasma! Temukan produknya di official online store resmi atau marketplace favoritmu sekarang juga!

Share

Artikel Terkait

Kategori