Manfaat pijat bayi bukan hanya sekadar membuat si kecil rileks, tapi juga jadi momen hangat yang mempererat hubungan Moms dan si kecil. Sentuhan lembut sebelum tidur bisa membantu bayi merasa lebih aman, nyaman, dan dicintai. Tak heran, banyak orang tua mulai menjadikan pijat bayi sebagai rutinitas harian—terutama di malam hari. Efeknya yang bisa menenangkan sekaligus mendukung tumbuh kembang si kecil.
Selain membantu bayi tidur lebih nyenyak, pijat rutin juga berperan dalam perkembangan motorik serta membangun ikatan emosional yang kuat. Aktivitas sederhana ini ternyata menyimpan banyak manfaat besar jika dilakukan dengan cara yang tepat dan penuh kasih sayang. Yuk, simak artikel ini sampai selesai, Moms!
Manfaat Pijat Bayi

Banyak orang tua menjadikan pijat bayi sebagai bagian dari rutinitas malam sebelum tidur. Selain membantu bayi lebih rileks, kebiasaan ini juga bisa mendukung perkembangan fisik dan emosionalnya. Tidak heran jika pijat bayi sering dianjurkan sebagai salah satu stimulasi awal yang baik sejak bayi baru lahir.
1. Membantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak
Salah satu manfaat pijat bayi yang paling sering dirasakan adalah kualitas tidur yang lebih baik. Pijatan lembut membantu tubuh si kecil menjadi lebih rileks dan mengurangi rasa tidak nyaman, terutama saat si kecil rewel atau sulit tidur.
Saat tubuh merasa nyaman, si kecil akan lebih mudah terlelap dan tidur lebih lama. Rutinitas pijat sebelum tidur juga membantu si kecil mengenali pola istirahatnya, sehingga jam tidurnya menjadi lebih teratur.
2. Mendukung Perkembangan Motorik
Manfaat pijat bayi lainnya yaitu dapat merangsang otot dan saraf yang berkaitan dengan perkembangan motorik. Sentuhan yang dilakukan secara perlahan pada tangan, kaki, punggung, dan perut membantu si kecil dalam mengenali tubuhnya sendiri.
Stimulasi ini mendukung kemampuan si kecil dalam menggerakkan anggota tubuh, mulai dari menendang, menggenggam, berguling, hingga merangkak di tahap berikutnya. Dengan pijat rutin, koordinasi tubuh bayi juga bisa berkembang lebih optimal.
3. Mengurangi Perut Kembung dan Rasa Tidak Nyaman
Bayi sering mengalami perut kembung atau rasa tidak nyaman karena sistem pencernaannya masih berkembang. Pijatan lembut di area perut dengan gerakan searah jarum jam dapat membantu meredakan ketidaknyamanan tersebut.
Cara ini juga sering membantu bayi yang sedang kolik atau sulit buang angin. Tentu pijatan harus dilakukan dengan lembut agar bayi tetap merasa nyaman.
4. Mempererat Bonding Ibu dan Anak
Manfaat pijat bayi yang tidak kalah penting adalah terciptanya hubungan emosional yang lebih kuat antara ibu dan bayi. Saat memijat, ada kontak mata, sentuhan hangat, dan komunikasi yang membuat bayi merasa dicintai dan diperhatikan.
Momen ini menjadi waktu berkualitas yang sederhana, tetapi sangat berarti. Bayi yang merasa aman secara emosional cenderung lebih tenang dan mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.
5. Membantu Bayi Lebih Tenang Saat Tidak Enak Badan
Saat bayi sedang pilek ringan, hidung tersumbat, atau merasa kurang nyaman, pijatan lembut dengan krim khusus bayi dapat membantu memberikan rasa hangat dan tenang. Sensasi hangat ini membuat tubuh bayi lebih nyaman, terutama saat malam hari.
Karena itu, banyak orang tua memilih menggunakan krim pijat bayi yang aman dan lembut agar manfaat pijat terasa lebih maksimal.
Waktu Terbaik Pijat Bayi
Menentukan waktu pijat bayi itu penting supaya manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal. Tidak semua momen cocok untuk memijat, karena kondisi si kecil sangat memengaruhi responsnya terhadap sentuhan.
1. Sebelum Tidur Malam
Waktu yang paling sering direkomendasikan adalah sebelum tidur malam. Pijatan lembut di momen ini membantu tubuh bayi menjadi lebih rileks, sehingga ia lebih mudah terlelap dan tidur lebih nyenyak. Rutinitas ini juga bisa menjadi “sinyal” bagi bayi bahwa waktu istirahat sudah tiba.
Melansir dari laman Cleveland Clinic, rutinitas yang konsisten sebelum tidur termasuk pijat, dapat membantu meningkatkan kualitas tidur bayi sekaligus membuatnya merasa lebih aman dan nyaman.
2. Saat Bayi dalam Kondisi Tenang dan Tidak Lapar
Hindari memijat bayi saat ia sedang lapar, rewel, atau baru saja selesai menyusu. Kondisi terbaik adalah ketika si kecil dalam keadaan sadar, tenang, dan responsif. Biasanya, jeda sekitar 30–60 menit setelah menyusu menjadi waktu yang cukup ideal.
Jika bayi terlihat menikmati pijatan (misalnya tersenyum atau tampak santai), itu tanda bahwa waktunya sudah tepat. Sebaliknya, jika bayi gelisah, sebaiknya hentikan dan coba lagi di waktu lain ya, Moms.
3. Jadikan Bagian dari Rutinitas Harian
Kunci dari manfaat pijat bayi adalah konsistensi. Tidak harus lama, cukup 10–15 menit setiap hari sudah memberikan dampak positif. Dengan menjadikannya rutinitas, si kecil akan lebih mudah beradaptasi dan bahkan menantikan momen tersebut.
Melansir laman dari Medical News Today, rutinitas yang dilakukan secara berulang dapat membantu si kecil merasa lebih aman karena ia mulai mengenali pola aktivitas hariannya.
Stimulasi Motorik Bayi Lewat Pijat

Pijat bayi bukan hanya membuat tubuhnya rileks, tapi juga berperan penting dalam merangsang perkembangan motorik sejak dini. Sentuhan yang tepat bisa membantu si kecil mengenal tubuhnya dan mengembangkan kemampuan geraknya.
1. Merangsang Otot dan Koordinasi Gerakan
Saat si kecil dipijat, otot-otot kecil di tubuhnya ikut terstimulasi. Gerakan lembut dari tangan ibu membantu meningkatkan kekuatan otot sekaligus melatih koordinasi antar bagian tubuh.
Melansir laman dari Medical News Today, stimulasi melalui sentuhan dapat mendukung perkembangan sistem saraf yang berperan dalam kontrol gerakan dan koordinasi tubuh si kecil.
2. Membantu Bayi Lebih Aktif dan Responsif
Bayi yang rutin mendapatkan pijatan cenderung lebih responsif terhadap rangsangan di sekitarnya. Ia akan mulai menggerakkan tangan dan kaki dengan lebih aktif karena tubuhnya terbiasa mendapatkan stimulasi.
Hal ini penting sebagai dasar perkembangan motorik kasar, seperti berguling, duduk, hingga merangkak di tahap berikutnya.
3. Mendukung Kesadaran Tubuh atau Body Awareness
Lewat pijatan, si kecil belajar mengenali bagian-bagian tubuhnya. Sentuhan di kaki, tangan, dan perut membantu otaknya memetakan fungsi tubuh secara bertahap.
Kesadaran tubuh ini menjadi fondasi penting untuk perkembangan motorik halus maupun kasar di masa depan. Dengan kata lain, pijat bayi bukan hanya soal relaksasi si kecil, tapi juga untuk tumbuh kembangnya.
Baby Cream Vitasma Krim Pijat Bayi Aman
Agar momen pijat bayi semakin nyaman, penggunaan krim khusus bayi bisa jadi pilihan yang tepat. Salah satunya dengan Vitasma Baby Aromatherapy & Calming Cream yang diformulasikan khusus untuk mendukung aktivitas pijat sekaligus memberikan rasa hangat dan tenang pada si kecil.
Krim ini mengandung kombinasi bahan alami seperti eucalyptus, jahe, chamomile, dan anise yang dikenal memberikan efek hangat sekaligus menenangkan. Saat digunakan untuk pijat, sensasi ini membantu si kecil lebih rileks, apalagi jika dilakukan sebelum tidur. Aromanya juga lembut, tidak menyengat, sehingga tetap aman untuk bayi yang sensitif.
Selain itu, kandungan seperti sunflower seed oil dan glycerin membantu menjaga kelembapan kulit bayi tetap terhidrasi dan lembut. Formulanya ringan, mudah meresap, serta sudah melalui uji dermatologi dan bersifat hypoallergenic, jadi aman digunakan bahkan untuk kulit bayi yang sensitif maupun newborn .
Menariknya lagi, krim ini tidak mengandung menthol atau pewangi sintetis, sehingga lebih nyaman digunakan setiap hari sebagai bagian dari rutinitas pijat bayi.
Pijat bayi bukan cuma soal sentuhan, tapi juga tentang menciptakan momen bonding yang hangat dan penuh rasa nyaman. Jika Moms lagi cari krim pijat bayi yang aman, lembut, sekaligus punya efek menenangkan, Vitasma Baby Aromatherapy & Calming Cream bisa jadi pilihan yang pas untuk menemani rutinitas harian si kecil.
Yuk, lengkapi momen pijat bayi jadi lebih maksimal dan rasakan sendiri bedanya—lebih tenang, lebih dekat, dan tentunya lebih nyaman








