Apakah kamu termasuk orang yang sering lembur di tempat kerja? Jika iya, sebaiknya kebiasaan ini tidak dilakukan terlalu sering. Sebab, terlalu sering lembur dapat menyebabkan kelelahan kerja yang berkepanjangan.
Meski begitu, sesekali lembur mungkin sulit dihindari karena tuntutan pekerjaan. Nah, buat kamu yang harus bekerja hingga larut malam, Minva punya beberapa tips menjaga stamina saat lembur kerja. Kamu juga nggak harus selalu mengandalkan kopi untuk tetap fokus dan produktif jika melakukan beberapa cara ini, lho!
Apa Itu Kelelahan Kerja?

Kelelahan kerja atau work-related fatigue adalah kondisi ketika tubuh atau pikiran mengalami kelelahan sehingga kemampuan untuk bekerja secara optimal. Kondisi ini bukan sekadar rasa mengantuk, tetapi juga bisa membuat seseorang kehilangan energi, sulit berkonsentrasi, dan membutuhkan waktu lebih lama untuk merespons sesuatu.
Ada berbagai faktor yang dapat memicu kelelahan kerja, mulai dari jam kerja yang panjang, kurang tidur, beban pekerjaan yang berat, hingga tekanan mental. Bukan cuma itu, lembur dan jadwal kerja malam dapat mengurangi waktu tidur. Oleh karena itu, menjaga stamina saat lembur kerja menjadi penting agar tubuh tetap mampu menjalankan aktivitas dengan baik.
Ketika kelelahan mulai menumpuk, dampaknya tidak hanya terasa pada tubuh. Seseorang bisa menjadi lebih mudah melakukan kesalahan, sulit mengingat informasi, dan kurang cermat saat mengambil keputusan.
Jika terus dipaksakan, kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja, terutama pada pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi atau melibatkan penggunaan alat dan kendaraan.
Dampak Lembur bagi Tubuh
Lembur sesekali mungkin terasa tidak terlalu berpengaruh bagi tubuh. Namun, jika terlalu sering dilakukan hingga mengurangi waktu tidur dan istirahat, kebiasaan ini bisa membuat tubuh lebih mudah lelah dan sulit memulihkan energi. Kondisi ini tentu perlu diperhatikan, terutama bagi kamu yang ingin menjaga stamina saat lembur kerja supaya tidak mudah mengalami kelelahan.
Kamu sudah tahu belum kalau jam kerja panjang dapat mengurangi kesempatan tidur dan waktu pemulihan tubuh? Kalau terus-menerus lembur, seseorang bisa mengalami penurunan konsentrasi, reaksi yang lebih lambat, otot pegal-pegal, hingga sulit mengambil keputusan.
Selain itu, kebiasaan bekerja terlalu lama juga dapat berdampak pada kesehatan dalam jangka panjang. Penelitian bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menemukan, orang yang bekerja selama 55 jam atau lebih per minggu berkaitan dengan berbagai penyakit kronis.
Mereka yang terbiasa dengan jam kerja panjang berkaitan dengan peningkatan risiko stroke sebesar 35% dan risiko kematian akibat penyakit jantung iskemik sebesar 17%, jika dibandingkan dengan bekerja 35–40 jam per minggu.
Bukan hanya itu, terlalu sering lembur berisiko mengalami gangguan kesehatan mental seperti gejala depresi. Namun, hal ini juga dipengaruhi faktor lain seperti lingkungan kerja, kondisi pribadi, dan dukungan sosial.
Cara Menjaga Stamina saat Lembur Kerja

Untuk menjaga stamina saat lembur kerja, kamu bisa melakukan beberapa cara berikut:
1. Konsumsi Camilan Sehat Penambah Energi
Biar stamina saat lembur kerja tetap terjaga, kamu bisa mengonsumsi camilan untuk menambah energi. Meskipun kelihatan sepele, tapi makan camilan sehat yang tepat bisa bikin badan tetap bertenaga saat bekerja dalam waktu lama.
Buat camilannya, kamu bisa mengonsumsi makanan yang sehat kaya protein, serat, maupun karbohidrat kompleks. Kalau mau makanan kaya serat, coba makan buah-buahan utuh maupun beku seperti buah beri, apel, pisang, maupun alpukat.
Untuk camilan kaya protein, makan yogurt, telur, atau kacang-kacangan dapat membantu mengurangi risiko kelelahan saat lembur. Nah, buat karbohidratnya, pilih sumber makanan sehat serta tinggi serat seperti rolled oatmeal yang bisa dipadukan dengan buah atau yogurt.
Tapi, kalau kamu masih craving makanan manis, cokelat hitam atau dark chocolate bisa jadi opsi ngemil sehat saat lembur. Makanan ini punya kandungan gula lebih rendah dari permen, dapat meningkatkan fungsi otak, dan membuatmu tetap berenergi.
2. Atur Waktu Istirahat di Sela Kerja
Ketika lembur, tubuh akan bekerja lebih dari 8 jam dan mengandalkan fokus yang tinggi. Kalau kamu sempat, cobalah untuk melakukan power nap atau tidur siang singkat saat jam istirahat kerja.
Walaupun kedengarannya sepele, namun cara ini efektif untuk mengisi energi kembali dan menghindari ngantuk. Untuk waktunya, kamu cukup tidur singkat selama 10-30 menit agar stamina saat lembur tetap terjaga.
3. Cukupi Cairan Tubuh selama Bekerja
Meskipun kamu sedang lembur, jangan sampai kamu kurang cairan yang bisa memicu dehidrasi. Saat dehidrasi, tubuh cenderung cepat lelah dan kurang fokus sehingga performa kerjamu akan menurun.
Jadi, pastikan kamu mengonsumsi air putih minimal 8 gelas atau 2 liter setiap hari. Agar lebih mudah, coba manfaatkan tumbler ukuran 1-2 liter biar nggak bolak-balik isi air dan batasi asupan kafein.
Kopi maupun teh memang menjadi penambah tenaga instan dan cara yang ampuh mengusir ngantuk. Namun, minuman berkafein memiliki sifat diuretik yang membuat kita sering buang air kecil. Akibatnya, tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Kebiasaan Sehat Setelah Lembur

Nah, setelah lembur selesai, tubuh butuh pemulihan atau recovery yang baik agar imun tidak turun. Biar stamina tetap terjaga dan nggak gampang sakit, kamu bisa lakukan kebiasaan ini:
1. Tidur Berkualitas meski Waktu Terbatas
Setelah selesai lembur, usahakan kamu punya tidur malam yang berkualitas. Biar tidurmu nyenyak, pertama terapkan sleep hygiene dengan membersihkan kamar, mandi, dan gunakan lampu tidur.
Kamu juga harus mematikan ponsel, laptop, atau televisi setidaknya 30-50 menit sebelum tidur. Lembur membuatmu memiliki screen time tinggi yang bisa memicu insomnia. Ditambah, sinar biru dari perangkat juga memicu hormon kortisol yang membuat tubuh tetap terjaga.
2. Olahraga Ringan untuk Pulihkan Tenaga
Kamu sadar nggak, lembur membuat kita duduk selama berjam-jam sekali? Kalau sudah selesai, banyak yang merasakan gejala otot tegang dan pegal-pegal. Makanya, setelah lembur, usahakan untuk melakukan peregangan ringan sebelum tidur.
Cara ini berguna untuk melepaskan ketegangan pada otot karena duduk terlalu lama. Setelah tenaga sudah pulih, cobalah melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, jogging, atau yoga yang bisa membuat tubuh kembali bugar.
3. Konsumsi Vitamin Penambah Daya Tahan
Kalau kamu sudah melakukan dua cara yang Minva sarankan tapi tetap terasa lelah, sudah saatnya kamu minum suplemen tambahan. Sekarang ini, ada suplemen herbal maupun kimia yang bisa dikonsumsi.
Beberapa nutrisi yang menunjang daya tahan tubuh adalah vitamin (A, B6, C, D, E), zinc, dan selenium. Kamu bisa memperoleh vitamin ini dari makanan sehari-hari maupun suplemen tambahan.
Vitasma Menjadi Solusi untuk Karyawan Produktif
Nah, ngomong-ngomong soal suplemen, kamu bisa mempertimbangkan Vitasma sebagai salah satu pilihan untuk melengkapi asupan harian. Suplemen ini mengandung 8 bahan alami, termasuk madu hutan yang kaya antioksidan baik untuk menjaga imunitas.
Vitasma juga mengandung berbagai bahan alami, seperti madu, jintan hitam, jahe, daun saga, dan daun cakar ayam. Beberapa bahan tersebut dikenal memiliki kandungan yang dapat menjaga kenyamanan saluran pernapasan dan imunitas. Kamu bisa mengenal lebih jauh kandungan Vitasma dan manfaat dari setiap bahannya.
Soal keamanannya, kamu nggak perlu khawatir karena Vitasma sudah mendapatkan izin edar dari BPOM. Selain itu, madu Vitasma juga sudah mendapatkan sertifikat halal dari MUI dan dijamin 100% halal.
Untuk konsumsinya sangat mudah. Bagi orang dewasa, cukup minum 1 sendok makan 1x sehari dan sebaiknya diminum sebelum tidur. Selain itu, kamu bisa mencampurkan 1-2 sendok teh Vitasma ke dalam air hangat lalu diminum.
Buat kamu karyawan yang tetap ingin produktif dan stamina bagus, jangan lupa konsumsi Vitasma, ya!








