Sedang dikejar deadline kerjaan tapi tubuh justru ambruk akibat serangan flu? Kamu nggak perlu khawatir karena ada beberapa cara cepat pulih dari flu tanpa harus mengonsumsi obat terlebih dahulu.
Melalui perawatan yang tepat, kamu bisa mempercepat proses pemulihan secara aman dan efektif. Di artikel ini, MinVa bakal kasih tahu tips agar cepat pulih dari flu untuk kamu. Simak terus artikelnya, ya!
Kenapa Flu Sering Menyerang Saat Sedang Sibuk?

Flu yang menyerang saat sedang sibuk terjadi karena beberapa faktor, yaitu:
1. Stres Memicu Penurunan Imun
Saat dikejar deadline atau jadwal yang padat, tubuh memproduksi hormon stres seperti kortisol dan adrenalin secara terus-menerus. Kadar kortisol yang tinggi dalam jangka pendek memang membantu tubuh bertahan dari tekanan.
Namun, kalau kondisi ini terus menerus terjadi, seseorang akan mengalami stres kronis dan kadar kortisol tetap tinggi. Hasilnya, kortisol justru menekan kerja sistem imun dengan menurunkan produksi sel darah putih.
Jika sudah seperti ini, kemampuan tubuh untuk melawan patogen, termasuk virus berkurang signifikan. Akhirnya, tubuh akan lebih mudah terkena flu akibat kekebalan tubuh yang menurun saat stres.
2. Pola Hidup yang Buruk saat Aktivitas Padat
Ketika sedang sibuk, nggak jarang kita akan lembur dan mengorbankan waktu tidur. Meskipun kelihatan sepele, kurang tidur menyebabkan produksi sitokin, hormon yang berperan merespons peradangan menurun.
Ditambah, asupan gizi yang buruk dan kurang cairan bisa melemahkan lapisan mukosa di hidung dan tenggorokan. Hasilnya, virus seperti flu lebih mudah masuk dan menginfeksi tubuh kita.
3. Interaksi di Ruangan Tertutup
Apakah kamu menyadari kalau sedang sibuk, sebagian besar waktunya dihabiskan di ruangan tertutup? Hal sepele seperti ini ternyata meningkatkan risiko penyebaran virus flu antar-perorangan.
Virus flu menyebar dengan sangat cepat melalui droplet di udara dan permukaan benda yang terkontaminasi. Apalagi, jarang cuci tangan dan mobilitas yang tinggi akan memperbesar risiko penularan.
Risiko Memaksakan Diri Tetap Beraktivitas saat Flu

Sekarang ini, banyak orang yang menganggap flu sebagai penyakit biasa dan tetap beraktivitas meskipun sedang sakit. Padahal, ada beberapa risiko jika memaksakan diri beraktivitas saat flu yaitu:
Pemulihan Semakin Lama
Kalau kamu berpikir flu bisa sembuh dengan obat meskipun beraktivitas, pemikiran ini kurang tepat. Istirahat dan cukup hidrasi dengan air putih adalah dua hal penting untuk menyembuhkan flu.
Ketika tubuh dipaksa beraktivitas, produksi imun jadi terhambat. Selain itu, jaringan pernapasan yang sedang meradang juga lebih lambat pulih. Akhinya, gejala flu seperti demam, pusing, dan batuk bertahan lebih lama daripada yang seharusnya.
Berisiko Menularkan ke Rekan Kerja
Memaksakan beraktivitas saat flu bukan cuma merugikan diri sendiri, tetapi juga orang lain. Soalnya, virus flu termasuk sangat mudah menyebar lewat droplet atau tetesan air dari hidung dan mulut.
Selain itu, virus ini mampu bertahan di permukaan keras seperti meja, kursi, dan pintu selama 24-48 jam. Jika aktivitas dilakukan di ruangan tertutup dan ber-AC, virus flu akan sangat cepat menular ke orang lain.
Cara Mempercepat Pemulihan dari Flu

Untuk mempercepat pemulihan dari flu, kamu bisa melakukan beberapa cara ini:
1. Istirahat Cukup meski Deadline Menumpuk
Saat flu menyerang, cara paling mudah untuk menyembuhkannya adalah dengan beristirahat. Walaupun kelihatan sepele, namun istirahat dapat membantu memulihkan sistem kekebalan tubuh agar kembali bekerja dengan baik.
Sebaiknya, ajukan izin sakit dari pekerjaan, kampus, atau sekolah agar pemulihannya lebih optimal. Terlebih, jika gejala flu lebih berat, kamu disarankan untuk beristirahat dan menghindari interaksi dengan orang lain.
2. Perbanyak Cairan dan Vitamin C
Ketika sakit, umumnya tubuh mengeluarkan cairan lebih banyak, terutama jika sedang demam dan pilek berat. Makanya, biar nggak dehidrasi, orang yang sedang flu disarankan cukup minum air putih.
Hindari mengonsumsi minuman kemasan dengan gula tambahan, minuman berkafein, maupun alkohol. Sebaiknya, minum air putih, teh hangat, atau jeruk hangat dan madu untuk membantu pemulihan tubuh.
Soalnya, vitamin C yang kita konsumsi dapat membantu untuk memperkuat imun tubuh saat sakit. Tapi, buat kamu yang punya GERD, sebaiknya minum atau makan makanan yang mengandung vitamin C sesudah makan agar asam lambung tidak naik.
3. Manfaatkan Air Hangat
Ketika flu menyerang, cobalah untuk mandi dengan air hangat untuk meredakan nyeri saat flu. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan uap air hangat untuk melegakan hidung tersumbat dan tenggorokan.
Caranya cukup letakkan air panas di kamar mandi. Setelah itu, hirup uap hangat yang keluar dari air panas. Pastikan kamu melakukannya di kamar mandi yang tertutup rapat agar uapnya tidak keluar dari ruangan.
4. Berkumur dengan Air Garam
Kalau flu membuat tenggorokanmu sakit, cobalah berkumur dengan air garam. Larutan ini dapat membantu meredakan sakit untuk sementara. Apalagi, garam mengandung antiseptik alami yang bagus untuk membunuh virus dalam mulut.
Caranya cukup masukkan ¼ hingga 1.2 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Untuk takaran air hangatnya sebanyak 1 cangkir atau sekitar 240-250 ml. Aduk garam lalu berkumurlah selama beberapa detik. Tips ini bisa dilakukan 2-3 kali sehari hingga gejala mereda.
Konsumsi Vitasma untuk Bantu Redakan Gejala
Biar gejalanya cepat mereda, kamu bisa mengonsumsi Vitasma! Suplemen madu ini dibuat dari 8 bahan alami yang baik untuk merawat pernapasan. Khusus untuk flu, Vitsama mengandung madu hutan, rimpang jahe, jeruk nipis, dan daun saga.
Madu hutan asli terkenal untuk membantu menenangkan tenggorokan yang iritasi sementara rimpang jahe dapat melegakan saluran pernapasan. Untuk asupan vitamin C dan melawan virus, Vitasma mengandung ekstrak jeruk nipis.
Vitasma juga mengandung daun saga yang memiliki sifat anti-inflamasi dan mempercepat penyembuhan. Apabila dikonsumsi secara rutin, ombinasi keempat bahan ini bisa bikin kamu lebih cepat pulih dari flu.
Apalagi, Vitasma dapat dikonsumsi mulai anak usia 2 tahun hingga lanjut usia (lanisa). Cara konsumsinya sangat mudah. Untuk anak-anak, cukup dikonsumsi ¼ sendok teh 1 kali sehari dan dilarutkan dengan air hangat.
Untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun, Vitasma diminum ½ sendok teh sekali sehari sebelum tidur. Nah, buat dewasa dan lansia, madu ini diminum sebanyak 1 sendok makan sekali sehari sebelum tidur.
Minum Vitasma, napas jadi lega!








