Jangan Abaikan 3 Kebiasaan Pemicu Sindrom Remaja Jompo

Laksmi Pradipta

Sindrom Remaja Jompo

Kamu masih muda, tetapi sering merasa pegal, sakit pinggang, atau mudah lelah setelah beraktivitas? Keluhan seperti ini kerap disebut “remaja jompo” di kalangan anak muda.

Istilah remaja jompo memang populer untuk menggambarkan tubuh yang terasa kurang bugar meski usia masih muda. Namun, keluhan seperti pegal dan mudah lelah bukanlah diagnosis medis tersendiri. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi kesehatan tertentu.

Lantas, kebiasaan apa saja yang bisa berkaitan dengan leuhan tersebut? Minva akan membahas tiga hal yang perlu diperhatikan, cara memperbaikinya, dan kapan sebaiknya kamu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Yuk, simak!

Apa Itu Sindrom Remaja Jompo?

Remaja jompo merupakan istilah populer yang menggambarkan anak muda yang sering mudah lelah, pegal-pegal, atau mengalami keluhan fisik yang dianggap identik dengan orang yang lebih tua.

Meski sering disebut “sindrom”, istilah remaja jompo bukan diagnosis medis resmi. Keluhan seperti pegal, sakit pinggang, atau tubuh mudah lelah bisa muncul karena berbagai hal, termasuk kurang aktivitas fisik, posisi tubuh yang kurang nyaman, kurang tidur, maupun kondisi kesehatan tertentu.

Sebagian anak muda mungkin mengandalkan minyak angin, koyo, atau krim penghangat untuk meredakan rasa tidak nyaman. Produk semacam itu dapat membantu memberi sensasi nyaman, tetapi tidak selalu mengatasi penyebab keluhan.

Jika keluhan sering berulang, penting untuk memperhatikan kebiasaan sehari-hari dan mencari tahu penyebabnya, terutama bila keluhan mulai mengganggu aktivitas.

3 Kebiasaan Pemicu Sindrom Remaja Jompo

Ilustrasi seseorang mengalami nyeri pinggang akibat kebiasaan pemicu sindrom remaja jompo

Ada beberapa kebiasaan yang dapat memengaruhi kebugaran tubuh anak muda dan berkaitan dengan keluhan yang sering disebut sindrom remaja jompo. Tiga di antaranya adalah kurang bergerak, postur tubuh yang kurang tepat, dan sering begadang.

Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan tersebut dapat membuat tubuh lebih mudah lelah atau terasa pegal. Yuk, kenali bagaimana ketiganya bisa memengaruhi tubuh.

1. Kurang Gerak dan Terlalu Lama Duduk

Selain kondisi kesehatan tertentu, gaya hidup sehari-hari juga dapat memengaruhi kebugaran tubuh. Salah satu kebiasaan yang perlu diperhatikan adalah kurang bergerak dan terlalu lama duduk.

Pola hidup kurang gerak atau sedentary lifestyle membuat seseorang menghabiskan banyak waktu dengan duduk, rebahan, atau bersandar tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup. Kebiasaan ini sering terjadi pada anak muda yang belajar, bekerja di depan laptop, atau bermain ponsel selama berjam-jam.

Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, Jeane Claudia Profita, dalam Podcast Obrolan Kesehatan menjelaskan bahwa kurangnya aktivitas fisik dapat memengaruhi kebugaran tubuh. Jika jarang bergerak, seseorang bisa lebih mudah merasa lelah ketika melakukan aktivitas sehari-hari.

Tubuh yang kurang terbiasa aktif juga bisa merasa lebih cepat lelah saat melakukan kegiatan seperti berjalan cepat, menaiki tangga, atau berolahraga. Keluhan ini dapat berkaitan dengan gejala yang kerap disebut sindrom remaja jompo.

2. Postur Tubuh yang Kurang Tepat

Postur tubuh yang kurang tepat saat belajar atau bekerja juga dapatmemicu rasa tidak nyaman, seperti pegal, atau nyeri di leher, bahu, hingga punggung.

Contohnya, duduk membungkuk saat menggunakan laptop, terlalu lama menundukkan kepala ketika bermain ponsel, atau memperhatikan posisi duduk yang sama selama berjam-jam. Kebiasaan tersebut dapat menambah ketegangan pada otot dan membuat rubuh terasa pegal.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, perhatikan posisi tubuh saat bekerja maupun belajar. Usahakan duduk dengan nyaman, sesuaikan layar dengan pandangan mata, dan ubah posisi secara berkala. Kamu juga bisa melakukan peregangan ringan di sela-sela aktivitas.

3. Sering Begadang dan Kurang Tidur

Buat kamu yang sering begadang, coba mulai perhatikan kembali jadwal tidur. Kurang tidur dapat membuat tubuh terasa lelah, kurang bertenaga, dan sulit berkonsentrasi saat menjalani aktivitas sehari-hari.

Tidur berperan penting dalam proses pemulihan tubuh dan mendukung fungsi sistem kekebalan. Saat tidur, tubuh mengatur berbagai respon imun, termasuk aktivitas sitokin dan sel-sel kekebalan yang membantu melawan infeksi. Jika waktu tidur tidak mencukupi, fungsi kekebalan tubuh dapat terganggu.

Karena itu, usahakan memiliki jadwal tidur yang teratur dan mencukupi kebutuhan istirahat. Dengan begitu, tubuh bisa pulih dengan baik dan kamu bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih bugar.

Dampak Remaja Jompo bagi Tubuh

Dampak Jangka Panjang bagi Tubuh

Ada beberapa dampak kebiasaan buruk pemicu remaja jompo bagi tubuh yaitu:

Kebugaran Tubuh Menurun

Kebiasaan kurang bergerak yang berlangsung dalam jangka panjang dapat berdampak pada kebugaran tubuh. Remaja yang sering menghabiskan waktu dengan duduk dan jarang melakukan aktivitas fisik tidak mendukung kebugaran jantung, paru-paru, dan kekuatan otot secara optimal.

Akibatnya, aktivitas seperti berjalan cepat, menaiki tangga, atau berolahraga terasa lebih melelahkan saat tingkat kebugaran mereka rendah. Selain itu, orang yang mengalami keluhan pegal atau nyeri juga menjadi hambatan untuk bergerak lebih aktif dibandingkan orang lain seusianya.

Gangguan Kualitas Hidup Sehari-hari

Remaja jompo sering merasa mudah lelah dan akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Bukan cuma itu, orang yang merasa sering sakit pinggang, pegal-pegal, dan nyeri punggung yang terjadi terus-menerus akan menurunkan kualitas hidup.

Bukan cuma itu, sindrom ini kalau tidak segera diatasi bisa menurunkan produktivitas di tempat kerja. Makanya, kamu yang sudah terasa “jompo” sebaiknya segera meningkatkan aktivitas fisik dan rutin berolahraga.

Konsentrasi dan Produktivitas Terganggu

Kurang tidur dan tubuh yang mudah lelah dapat mempengaruhi konsentrasi, suasana hati, serta kemampuan menjalani rutinitas.

Jika kondisi ini terus berulang, kegiatan belajar maupun bekerja bisa terasa lebih berat. Karena itu, menjaga kualitas tidur, mencukupi kebutuhan nutrisi, dan melakukan aktivitas fisik menjadi bagian penting dalam mendukung kesehatan sehari-hari.

Cara Mengatasi Kebiasaan yang Memicu Remaja Jompo

Kalau kamu sering merasa pegal atau mudah lelah, jangan langsung menganggapnya sebagai sindrom remaja jompo. Cobalah mengevaluasi kebiasaan sehari-hari dan perhatikan kapan keluhan tersebut muncul.

Berikut beberapa langkah yang bisa kamu mulai.

  • Lebih aktif bergerak. Selingi waktu duduk dengan berdiri atau berjalan sebentar.
  • Perbaiki postur tubuh. Perhatikan posisi duduk saat belajar dan bekerja.
  • Cukupi waktu tidur.Buat jadwal tidur yang teratur dan kurangi kebiasaan begadang.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang. Penuhi kebutuhan energi, protein, vitamin, mineral, dan zat besi.
  • Perhatikan keluhan tubuh. Jika kelelahan, pusing, atau nyeri sering berulang dan mengganggu aktivitas, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Perubahan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membantu mendukung kebugaran tubuh. Namun, penanganan tetap perlu disesuaikan dengan penyebab keluhan yang dialami.

Lengkapi Starter Pack Remaja Jompo dengan Vitasma

Nah, buat kamu yang sudah merasa jompo, sebaiknya segera perbaiki pola hidup biar jadi lebih aktif, ya. Mau berapapun usiamu, nggak ada kata terlambat untuk memulai kebiasaan yang lebih baik.

Tapi, kalau kamu sudah terlanjur jompo, kamu bisa mulai menggunakan beberapa starter pack sebagai pertolongan pertama. Kamu bisa menyediakan koyo, minyak angin, atau inhaler di tas buat jaga-jaga.

Diimbangi dengan olahraga, tidur berkualitas, dan aktivitas fisik lain, kamu bisa rutin mengonsumsi Vitasma! Suplemen dengan madu ini bukan cuma menyehatkan saluran pernapasan, tetapi juga meningkatkan imun tubuh.

Vitasma mengandung jinten hitam dan madu hutan asli yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini dapat dikonsumsi harian saat aktivitas padat atau ketika imun sedang menurun.

Yuk dukung imun agar tetap baik dengan rutin minum Vitasma! 

Share

Artikel Terkait

Kategori